Senin, 01 Oktober 2012

Kinokuniya Takashimaya, Surga Buku di Singapore

Saya memang hanya menjelajahi 3 toko buku di Singapore: Kinokuniya Takashimaya Orchard Street, MPH Raffless City, dan Times Changi Airport. Namun Kinokuniya merupakan toko buku terbesar dan terlengkap dari ketiga toko buku itu. Tidak seperti di Jakarta yang hampir semua mall-nya memiliki toko buku, mall di Singapore jarang yang memiliki toko buku. Sebelum ke Singapore, saya membayangkan bahwa Singapore memiliki banyak toko buku yang super lengkap, karena terkenalnya Singapore sebagai sumber belanja buku internasional.

Saya pun men-search toko buku Singapore di Google, dan dapatlah Kinokuniya Takashimaya, MPH Raffles City, dan toko buku di sekitar NTU. Ada teman yang memberi tahu bahwa ada toko buku di sekitar Orchard, namun ia tidak mengingat dengan jelas letak dan nama toko buku itu sehingga saya tidak dapat mengunjunginya. Toko buku di sekitar NTU pun tidak sempat saya kunjungi :-(

Waktu perjalanan saya di Singapore memang terbilang singkat dengan banyak tempat yang harus dikunjungi. Hal ini membuat saya harus mencuri-curi waktu untuk mengunjungi toko buku, berjalan sendirian menyusuri Orchard (sementara teman-teman memburu tas, sepatu, dan oleh-oleh), bahkan sepertinya membuat BT teman-teman ketika saya memaksa untuk mencari MPH ketika mengunjungi Raffless City, maaf ya teman.. :-)

Saya diberi waktu 1,5 jam untuk menelusuri Kinokuniya Takashimaya, Orchard Street. Agak takut sih awalnya dilepas sendirian di negri orang, tapi kecintaan terhadap buku mengalahkan rasa takut itu ;-) Begitu sampai di Kinokuniya, mataku langsung tertuju ke Poster peluncuran buku baru JK Rowling: The Casual Vacancy dan diskon buku-buku beliau yang akan diadakan tanggal 27 September 2012 (sayangnya saya sudah pulang sebelum tanggal itu, hiks). Semua buku karya JK Rowling lengkap!





Beda sekali dengan toko buku di Indonesia yang sudah sangat jarang menjual karya beliau (paling hanya Harry Potter 7). Senangnya mendapatkan buku yang sudah lama dicari-cari! :-)



Selain karya JK Rowling yang masih lengkap, banyak karya penulis favouritku lainnya yang masih lengkap. Oh ya, karya mereka diterbitkan oleh berbagai penerbit sehingga harga pun bervariasi, tidak seperti di sini yang di-monopoli.penerbit besar. Ah sayang, kalau di Indonesia buku hanya diterbitkan pada masa buku itu sedang "trend", selanjutnya buku-buku itu ditarik dari peredarannya. Padahal pasti masih banyak peminat yang seperti aku, harus mengumpulkan buku satu persatu dalam waktu yang lama karena keterbatasan dana. :-(

Berikut karya para penulis favouritku:

All about JRR Tolkien




All about Dan Brown


All about Agatha Christie


All about Sir Arthur Conan Doyle


All about Enyd Blyton (ini dari MPH, belum sempet nyari di Kinokuniya-nya, pasti lebih lengkap di Kinokuniya deh)


Saya juga tidak lupa mencari buku-buku psikologi pendukung thesis, memang inilah tujuan utamaku ke sana. Inilah satu-satunya buku psikologi yang kubeli:


All about Psychology










Buat Thesis Rama nih:


All about Marriage (my thesis):








Ada yang tentang poligami lho!


Dan yang menarik adalah buku puisi bergambar berikut:






Sekian laporan dari Kinokuniya Singapore.. Nantikan artikel lainbya tentang perjalananku di Singapore :-)

NB: Harus meninggalkan kantin kampus segera, karena sudah ada dosen yang juga putra dosen pembimbingku di hadapanku.. Huaaa.. keinget Mommynya dan thesis deh.. #kabuuur

Minggu, 30 September 2012

Harry Potter Exhibition at Marina Bay Sand, Singapore.

Alhamdulillah kesampean hajat mau ngunjungin pameran ini.. Bener-bener jodoh banget deh sama Harry Potter. Ga nyangka aja bisa ke Singapore dan kebetulan lagi ada Harry Potter Exhibition di sana (mengingat terbatasnya negara yang dikunjunginya). Daaan.. pas banget acaranya barengan sama rencanaku mengunjungi kota Singa ini.

Maka, datang ke acara ini jadi tujuan utamaku. Sayangnya, tidak semua temanku berminat mengunjungi pameran ini, karena.harga tiketnya yang lumayan mahal (24SGD=Rp.216.000). Apalagi, di dalamnya tidak diperkenankan mengambil gambar. Hmm.. kalau memang tidak ada yang berminat menemani, aku sih ga masalah masuk sendiri. Udah dateng jauh-jauh dan waktunya terbatas, masa ga jadi masuk? Alhamdulillah.. Ristri dan Elis bersedia menemani.

Maka setelah membayar tiket, pengunjung langsung berhadapan dengan Flying Ford Angola (mobil terbang keluarga Weasley), banyak yang foto2 di sini. Hmm.. aku pun berpikir, boleh koq foto2. Lalu ada kuda catur sihir raksasa milik Ronald Weasley. Kemudian lukisan raksasa 3 trio dengan efek cahaya yang mengagumkan. Setelah itu pengunjung digiring untuk foto dengan mengenakan syal Hogwarts diapit bagasi Harry (ternyata bayar 20SGD untuk pengambilannya, ga jadi ngambil deh). Dilanjutkan dengan poster2 8 film Harry Potter.

Nah, setelah itu, pengunjung memasuki sebuah ruangan gelap, tempat topi seleksi. Huaaa.. nyesel deh ga ikutan diseleksi (cuma 2 orang yang diseleksi). Barulah mulai di titik ini kamera tidak diperkenankan. Sehabis acara penyeleksian, tiba-tiba ada teriakan: "WELCOME TO HOGWARTS" dari seorang penyihir.. Beneran kaget lho, tirai terbuka, dan muncullah Hogwarts Express.. itu rasanya seperti beneran ke Hogwarts! Begitu memasuki Hogwarts, disambut dengan lukisan-lukisan bergerak (mirip dengan wahana Dunia Lain Trans Studio, cuma tidak menakutkan).

Kemudian ditampilkan barang-barang pribadi Harry, Ron, dan Hermione beserta tempat tidur mereka (tempat tidur Hermione ga ada sih, emang ga pernah ditampilin kan). Seru aja bisa liat benda-benda tersebut dan melihat karakter mereka dari benda-benda itu. Misalnya betapa berantakannya Ron dan rapihnya Hermione.

Lalu ada juga Common Room Gryffindor, lengkap dengan papan pengumuman yang memajang iklan si kembar Weasley. Selain itu juga ada perlengkapan para guru Hogwarts seperti kostum, tongkat, buku2, serta alat2 mengajar mereka (botol ramuan Snape, bola kaca dan gelas teh Trelawney, lemari Boggart Lupin, dll).

Wahana lainnya adalah rumah Hagrid lengkap dengan kursi raksasanya yang bisa diduduki 2 orang, "lapangan Quidditch" di mana pengunjung dapat melempar Quaffle, the Great Room Hogwarts lengkap dengan panji-panji dari 4 asrama dan peraturan2 pada zaman Umbridge. Hal yang menarik.lainnya dari Hogwarts adalah tanaman Mandarake yang ketika diangkat akarnya mengeluarkan bayi berwajah seram dan berteriak memekikkan. Tak kalah menariknya adalah pameran gaun dan jas yg digunakan para pemenang Triwizard di Yulle Ball. Huaa.. bisa liat langsung pakaian2 keren ituu.. kue2nya dan piala apinya sendiri.. #takterkatakan.

Setelah mengelilingi Hogwarts, kemudian memasuki Hutan Terlarang yang gelap dan menyeramkan. Aku tuh sebenarnya phobia sama patung, di sini banyak patung menyeramkan seperti Voldemort, topeng2 the Death Eater, "Kematian", sampai Dementor.. Tapi entah kenapa, minggu lalu ketika ke sana dan melihat semua itu aku sama sekali merasa tidak takut atau merinding, malah sangat excited melihat dan menyentuh hal-hal itu. Rasa cinta mengalahkan rasa takut ya.. Seneng banget deh bisa melihat house-elf (dobby & kreacher),dragon, centaurus (Firenze & Bane), thestral, unicorn, bahkan acromantula (aragorg). Oh ya, dengan membayar lebih, pengunjung diberikan semacam telpon genggam yang dapat mengeluarkan penjelasan mengenai setiap stand di pameran itu.

Sayangnya tidak ada Privet Drive number 4, rumah keluarga Weasley, rumah Sirius, dan Kementrian Sihir. Kan penasaran.. Oh ya, coba ada duel mantra atau mencoba naik sapu terbang, kan keren tuh.. Seharusnya dengan teknologi semua itu bisa dibuat. Hal lainnya yang agak mengecewakan adalah mahalnya merchandise di pameran itu. Misalnya tongkat para pemeran dihargai 50SGD, padahal di toko online paling mahal (tongkat yang sama persis) sekitar 20 SGD. Aku hampir membeli boneka Hedwig seharga 70 SGD, kalau tidak diingatkan kedua temanku.. Tapi sekarang jadi kebayang terus.. huhuhu.. Ga beli apa2 dari Exhibition itu, tapi akhirnya menemukan Buku2 koleksi Hogwarts di Kinokuniya, Takashimaya, Orchard Street, Singapore. Buku ini sudah tidak ada di Indonesia. Yah begitulah pengalamanku mengunjungi Harry Potter The Exhibition, Singapore. Semoga bisa menjadi cerita pengobat rindu Potterheads Indonesia. Kalau suatu saat ada di Indonesia, aku pasti datang lagi dan beli merchandisenya (mulai nabung). Btw, hari ini hari terakhir pamerannya lho.. See you my lovely Harry Potter..

Hedwig bawa surat


Poster Raksasa depan Marina Bay Sand


bersama Elis dan Ristri, thanks ya udah ditemenin


The Tickets


Wow.. Flying Ford Angola!








The Giant Knight (Kuda catur sihir milik Ron)


Keren nih lukisannya






The Bagage of Harry Potter




di depan lukisan-lukisan bergerak

Minggu, 16 September 2012

Jakarta Memilih.. aku pun memilih

Beberapa hari yang lalu aku sudah berniat membuat tulisan tentang Pilkada DKI Jakarta 2012. Akhirnya diberikan waktu dan mood untuk menulisnya, apalagi setelah menyaksikan Jakarta Memilih di Metro TV. Nah, mari kita simak pendapat dan pemikiran saya tentang para CaGub dan CaWaGub DKI Jakarta 2012.

Sebelum masa kampanye Pilkada putaran pertama, saya sudah berdiskusi dan sepakat dengan seorang teman bahwa pada putaran pertama kami akan memilih pasangan Faisal-Biem, dan pada putaran kedua kami akan memilih pasangan Jokowi-Basuki. Waktu itu kami sudah yakin bahwa memang akan terjadi 2x putaran dan JB akan lolos ke putaran selanjutnya. Ternyata dugaan kami terbukti benar, ya menggunakan logika saja sudah bisa menebak hal ini koq. Terdapat 6 pasang calon pemimpin, berdasarkan pengalaman dan prediksi, sangat kecil kesempatan bahwa hanya terjadi 1x putaran :-) Jokowi juga sedang tenar dan diidolakan dibanding calon yang lain, jadi kemungkinan sangat besar dia lolos ke putaran kedua. Kejutannya adalah ternyata suara untuk dia paling banyak.. Rakyat Jakarta sudah cerdas dong!

Kalau ada pertanyaan: Mengapa memilih Faisal-Biem pada putaran pertama? Jawabannya adalah karena aku ingin mendukung perjuangan independen, dan pak Faisal aku nilai cukup cerdas, arif, dan layak untuk dipilih dibanding independen lainnya. Sampai saat ini, aku masih menganggap beliau tidak kalah telak, perjuangannya tidak sia-sia. Beliau memenangkan suara ke -4, mengalahkan calon dari partai besar lho. KEREEEN, tetap SEMANGAT ya pak :-)

Nah sekarang, aku mau tulis alasanku tidak memilih Fauzi Bowo.
Aku sudah beberapa kali bertemu langsung dan bercakap-cakap dengan beliau. Kesan pertama adalah: Hmm.. orangnya ramah. Waktu itu aku yang duduk di kelas 2 SMA (sekitar tahun 2003-2004), terpilih menjadi usher kenegaraan untuk menyambut Wakil Presiden (Bapak Hamzah Haz), Gubernur (Bapak Sutiyoso), dan Wakil Gubernur (Bapak Fauzi Bowo) pada acara peresmian Pusat Grosir Cililitan. Para pejabat negara itu sama sekali tidak senyum bahkan menegur kami, kecuali Pak Fauzi. Dia tersenyum dan mengutarakan salam ke arahku:
"Assalamualaikum". Agak kaget sih waktu itu, namun segera kubalas salamnya sambil tersenyum pula. Pertemuan berikutnya ketika aku terpilih menjadi None Buku Wakil 1 DKI Jakarta 2007, aku mendampingi beliau pada acara Hari Buku Nasional, 17 Mei 2008. Ada beberapa kalimat yang beliau lontarkan, yah intinya memberikan semangat pada kami sebagai duta buku Jakarta. Dilanjutkan pertemuan berikutnya, ketikabaku menjadi usher pemilihan rektor UI, beberapa tahun lalu, dan ketika kedatangan Miss Universe 2011 ke Balai Kota. Pada saat terakhir bertemu dengannya itu, aku mengundang beliau untuk datang ke acara penobatan Abang None Buku 2011, beliau berjanji untuk datang, kenyataannya beliau tidak datang ;-)

See.. aku sempat koq simpati sama beliau sehingga memilih beliau menjadi gubernur 5 tahun yang lalu. Aku pun tidak menyesal atas keputusan itu, karena calon lainnya terbukti tidak baik (istrinya saja terkena kasus korupsi dan beliau berusaha melindungi istrinya dari kejaran aparat, beliau sendiri sih belum terseret). Namun sekarang, simpati itu sudah pudar, lebih banyak hal mengecewakannya.

Hal yang paling mengecewakan untukku adalah masalah transportasi. Setiap hari harus menghadapi macet, ulah motor, dan angkot. Hadeuh.. ini yang bikin ga betah tinggal di Jakarta. Jadi pengen punya suami yang bisa bawa aku keluar Jakarta, upz.. keceplosan.. Fokus Cha, Fokus ;-) Trans Jakarta juga tidak terlalu membantu, ngantrinya lama banget, di dalem masih desek2an, belum lagi skywalknya yang panjang. Akhirnya aku sering mengeluarkan uang untuk naik taksi atau ojek, hiks.. habis uang hanya untuk transportasi. Kalau Bajaj, sangat tidak disarankan deh, jauh lebih mahal dari taksi tapi sangat tidak nyaman! Nah, menurutku Pak Fauzi belum berhasil sama sekali mengatasi masalah transportasi di Jakarta, padahal beliau mengaku ahli dan sudah berkecimpung di balai kota belasan tahun, menjadi Sekwilda, Wakil Gubernur, hingga Gubernur. Akui kegagalan bapak ya dalam hal ini :-)

Selain itu, aku sangat kecewa dan keberatan ketika beliau, wakilnya, dan para pendukungnya selalu menyerempet masalah SARA. Itu memalukan! Sebagai muslimah, aku sendiri malu ketika melihat seorang pemimpin muslim menghina SARA seperti itu, ckckck.. Pak, itu bisa jadi senjata makan tuan lho.. Black Campaign buat bapak sendiri. Warga yang mungkin awalnya masih mau mendukung bapak atau dipihak netral menjadi antipati terhadap bapak. Perilaku ini semakin terlihat di acara Jakarta Memilih malam ini, Pak Nachrowi memulai kalimat perdebatan dengan kalimat: "Haiya Ahok!" KPUD mana KPUD?

Hal lainnya adalah bahwa beliau sudah jelas terlihat otoriter, memaksakan kehendak, tidak sopan, keras, selalu menyindir+menghina, guyonannya tidak cerdas, dan kasar. Bahkan kepada wakilnya sendiri lho! Dengarkah kalian atas kalimatnya tadi: Kalo sama Nachrowi sih boleh kurang ajar, sama saya ga boleh! Hmm.. Kalau wakilnya saja diperlakukan seperti itu, bagaimana rakyatnya ya? Kemanakah sikap ramahmu dulu pak? Sepertinya hilang karena kedudukan dan jabatan ya? Ingat juga kasus Pak Prianto lho, baca bukunya deh :-)

Itulah mengapa aku mengatakan: Hanya orang yang tertutup pikirannya (kalimat diperhalus dari kata BODOH), picik terhadap SARA, masih belum sadar juga, dan mendapatkan keuntungan langsung dari beliau yang masih memilihnya. Pemilih cerdas sih sudah tahu harus memilih siapa.. :-)

Apakah perlu dijabarkan mengapa memilih Jokowi-Basuki? Karena aku sudah kecewa dengan incumbent itu, tidak lagi mempercayainya, dan ingin Jakarta Berubah. Perubahan pertama yang signifikan yah perubahan pemimpin lah.

Banyak fakta yang dapat memaparkan prestasi dan perilaku Jokowi. Apakah mata kalian masih tertutup? Kasian deh kalo gitu.. Wakil Gubernya tuh China, Kristen lagi.. So what gitu lho? Aku sih ga percaya yah sama alasan2 penolakan berdasarkan agama itu, walaupun disampaikan orang-orang terdekatku. Aku lebih percaya pada bukti otentik. Dan sekarang pun mereka akhirnya bisa melihat kebenaran, Alhamdulillah :-) Kalian pun semoga demikian.. So, pemilih cerdas sudah tau harus pilih siapa kan? :-P

NB: Penulis adalah mahasiswa program pasca sarjana Psikologi UI yang bekerja di sebuah Bimbel. Bertempat tinggal di rumah orang tua di Jakarta Pusat (sehingga masih berKTP DKI) dan kost di Depok. Jadi tidak ada kaitannya sama sekali atau mendapat keuntungan apapun dari pasangan Calon manapun, kecuali ingin tinggal di Jakarta yang lebih baik: JAKARTA BARU. :-)

Kamis, 30 Agustus 2012

Pernikahan ala Arab-Palembang (2)

Setelah hari mungga, malamnya ada acara gadisan (malam seribu bintang), yaitu acara untuk teman-teman sang pengantin. Pengantin pria akan didaulat teman-temannya untuk menari Zapin diiringi musik gambus di luar rumah pengantin wanita. Sementara pengantin wanita berada di dalam rumah bersama teman-teman wanitanya. Umumnya tamu yang datang adalah bujang dan gadis atau pasangan yanga baru.menikah namun tetap berada di.ruang yang terpisah antar jenis.kelamin. Sekarang sudah jarang ditemui pengantin yang menggelar acara ini, karena terlalu lelah setelah acara seharian atau karena memanggil rombongan pemain gambus memakan biaya yang cukup besar. Oh ya, sang pengantin tetap memakai baju pengantin lho.. walaupun bukan aesan gede, bisa saja baju adat daerah lain atau baju pengantin muslim.

Keesokan harinya atau lusanya, kembali digelar acara untuk para ibu-ibu (keluarga dan teman-teman ibu kedua mempelai). Acara ini disebut Paci'an (Paci' merupakan panggilan untuk wanita Arab di Palembang). Acara Paci'an ini umumnya digelar di rumah pengantin wanita (namun bisa.juga di rumah pengantin pria, tergantung kesepakatan dan tempat tinggal sang pengantin setelah acara mungga). Keluarga besan yang datang akan membawa ampar-amparan (barang hantaran) yang berupa barang-barang kebutuhan pokok dan kue-kue. Pada acara ini, pasangan pengantin memakai baju slayer (baju pengantin internasional). Acara didahului dengan pembacaan sholawat dan marhaban (penyambutan Ruh Rasulullah yang diyakini hadir): Marhaban ya Nurul 'aini.. Marhaban.. Marhaban.. Marhaban ya Jaddal Husaini...Marhaban.. Marhaban. Pada acara Marhaban ini semua orang berdiri sambil mengangkat.kedua tangan seperti berdoa. Setelah itu pengantin pria diperbolehkan masuk. Acara pun dilanjutkan dengan ceramah pernikahan yang dibawakan oleh seorang ustadzah. Sang pengantin pria hanya satu-satunya pria dewasa di ruangan itu. Para tamu sama seperti.di acara Mungga maupun gadisan, duduk di karpet. Kemudian.makanan pun dihidangkan. Biasanya yang dihidangkan adalah.makanan khas Palembang seperti pempek atau tekwan.

Pasangan baru akan tinggal beberapa hari di tempat aca Paci'an.dilangsungkan (umumnya rumah pengantin wanita). Setelah itu kemudian pengantin akan dijemput oleh keluarga mempelai pria dan diadakan kembali acara yang disebut Jemputi (seperti Ngunduh Mantu). Acara ini umumnya lebih sederhana dibanding acara-acara sebelumnya dan hanya dihadiri keluarga terdekat. Sekianlah prosesi pernikahan ala Arab-Palembang.

NB:
1. Karena tamy yang hadir untuk.melihat pengantin wanita hanyalah.sesama wanita, maka pengantin yg
berjilbab diperbolehkan (kalau dia.mau) untuk memakai baju pengantin tanpa jilbab namun tetap sopan.
2. Ampar-amparan dibawa oleh keluarga besan (yang tidak mengadakan acara Paci'an). Jadi kalau acara Paci'an diadakan oleh keluarga pengantin wanita, maka ampar-amparan dibawa oleh keluarga pengantin pria, begitu juga sebaliknya. Ampar-amparan ini dibawa secara konvoi oleh pihak besan (bisa berjalan kaki, naik becak, getek, atau mobil).
3. Antara acara Paci'an dan Jemputi, kedua mempelai akan diantarkan berkeliling untuk berkenalan dengan keluarga mempelai wanita. Setelah acara jemputi, mereka diantarkan berkeliling ke rumah-rumah keluarga pengantin pria untuk diperkenalkan. Namun adat ini sudah sangat jarang dilakukan.

Jadi besan (bawa ampar-amparan)


Acara Marhaban


Hidangan yang disajikan pada acara Paci'an


Sang mempelai pada acara Paci'an


Konvoi besan dengan menggunakan becak


Bersama sang mempelai yang cantik

Pernikahan ala Arab-Palembang (1)

Maunya ngepost ini sejak di Palembang kemaren, eh baru sempet sekarang.. ^__^ Masih membahasa adat istiadat orang Arab-Palembang nih yg lagi-lagi agak berbeda dengan keturunan Arab lainnya atau dengan orang Palembangnya sendiri, ada kulturasi sih.

Para pemuda pemudi Arab di Palembang umumnya masih menjalani perjodohan atau berkenalan singkat kemudian.menikah, jarang yang berpacaran. Yang dimaksud dengan perjodohan adalah ketika sang pemuda atau pemudi dinilai siap dan bersedia menikah oleh orang tuanya, maka ia akan ditanya apakah sudah punya calon, jika belum maka orang tuanya yang akan mencarikan. Orang tuanya akan memilihkan beberapa calon yang kemudian dibiarkan sang anak yang menyeleksi sendiri. Calon pasangan ini harus keturunan Arab juga (terutama wanita harus menikah dengan pria keturunan Arab). Jika sudah sama-sama saling cocok, maka orang tua sang pemuda akan segera melamar. Biasanya tidak lama setelah proses lamaran (1-6 bulan), acara pernikahan pun dilangsungkan.

Pada malam sebelum acara pernikahan dilangsungkan, digelar acara Beda'i (semacam midodareni) di rumah calon mempelai wanita. Sang calon pengantin menjalani prosesi untuk dipercantik seperti betangas (semacam ratus), diluluri oleh para tetua wanita (ibu, calon ibu mertua, tante, dan neneknya), tangan dan kakinya dihias hena. Pada malam yang sama sang calon pengantin melepas masa gadisnya dengan mengundang teman-temannya, lalu mereka pun bernari dan bersenang-senang (rahatan).

Keesokan harinya pun ijab qabul dilaksanakan. Ijab qabul pada akad menggunakan bahasa Arab:
Ijab: Audzubillahiminasyaithonnirojiim, Bismillahirrohmanirrohim. Yaa Sayid ... ..... bin ......... ....... ankahtuka wa zawwajtuka wa mahtubataka bintiy Syarifah ...... ...... 'alal mahri haalan (mi'ah alf rubiah).
Qabul:
Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq.
Ijab qabul ini hanya dihadiri para pria, pengantin wanita dan para wanita lainnya berada di tempat terpisah. Berkat kecanggihan teknologi sekarang ini, para wanita dapat menyaksikan ijab qabul tersebut melalui video atau cctv. Pada ijab qabul ini, sang penganten mengenakan aesan gede (baju adat Palembang berwarna merah & emas). Setelah ijab qabul dilaksanakan maka diucapkanlah doa-doa. Ini adalah salah satu waktu makbulnya doa, karena para malaikat ikut meng-amin-kan.

Selanjutnya pengantin pria diarak (diantarkan ke tempat pengantin wanita dengan digendong atau.digandeng dan diiring tabuhan rebana/marawis dengan lagu-lagu berupa sholawat nabi). Sesampainya di tempat pengantin wanita, maka sang pengantin wanita akan mencium tangan suaminya, dan sang suami mencium kening istrinya seraya mengucapkan doa puji syukur. Kemudian dilakukan prosesi cacapan, yaitu para tetua wanita (nenek dan ibu mempelai) mengusap ubun-ubun kedua mempelai dengan air bunga seraya mengucapkan doa bagi pasangan baru itu. Posisi mempelai adalah duduk bersimpuh di lantai. Mempelai perempuan di depan, sementara mempelai lelaki di belakangnya. Setelah itu pasangan baru ini duduk di kuade (kursi singgasana adat Palembang) untuk menyambut tamu. Acara hari itu disebut Mungga. Tamu yang datang adalah wanita, karena wanita dan pria tidak boleh bercampur. Tamu pria sudah datang di acara ijab qabul. Para tamu duduk di karpet mengisi ruangan-ruangan di rumah pengantin wanita. Hidangan yang disajikan biasanya nasi kebuli beserta lauknya (daging kambing, acar, sambal nanas), air mineral dan buah (pisang atau jeruk) yang diletakkan di dalam 1 nampan besar untuk setiap 3-4 orang. Atau bisa juga makanan lainnya yang dibagikan per piring. Jadi hanya ada 1 jenis makanan pada acara itu.

aesan gede pengantin wanita


Pengantin pria diarak


Sang pengantin baru mencium tangan suaminya


Cacapan


Nasi Kebuli